Otak akan Berhubungan Langsung dengan Komputer

Otak akan Berhubungan Langsung dengan Komputer

Otak akan Berhubungan Langsung dengan Komputer - Sebuah studi di Inggris memperkirakan, akan ada usaha ilmuwan untuk menghubungkan langsung otak manusia dengan komputer yang akan selesai 50 tahun mendatang. Harian Independent terbitan Senin 29 Mei 1995 melaporkan, studi itu, yang dilakukan ahli nujum spesialis teknologi Inggris Prof.Peter Cochrane, meramalkan, para ilmuwan tahun 2020 akan mulai mengembangkan cara-cara menghubungkan chips silikon langsung dengan otak manusia.


otak-komputer


Hubungan itu kemungkinan dengan membiakkan sel-sel saraf manusia dalam chip. "Akan diusahakan koneksi fisik antara memori yang tersimpan di dalam senyawa karbon otak manusia dengan memori yang tersimpan dalam senyawa silikon yang terdapat dalam chip komputer," demikian harian Independent melaporkan. Kalau ini terjadi, manusia akan mampu menenteng dua puluhan buku Encylopaedia Britannica, cukup dengan memasukkan sebuah chip ke dalam kepala.

Jika penemuan ini diwujudkan kemampuan otak manusia seperti yang biasa kita tonton di film-film fiksi ilmiah produksi Hollywood akan segera terwujud tidak lama lagi. Prakiraan ini merupakan satu dari sekian gagasan futuristik yang dapat ditemukan pada studi-studi Cochrane mengenai kecenderungan perkembangan teknologi.
Normalnya otak manusia berisi 10 miliar sel neuron. Setiap neuron saling berhubungan dengan 10 ribu neuron lain lewat jutaan kabel dan terminal yang membentuk organ otak. Yang terjadi dalam kerja otak adalah peristiwa kimiawi dan peristiwa listrik diantara miliaran sel otak. Satu sel otak neuron, dalam bahasa komputer berkapasitas satu byte. Jadi otak manusia yang beratnya cuma 1,5 kg memiliki kapasitas memori sebesar sepuluh Gigabyte.

Cochrane juga pernah meramalkan bahwa di tahun 2008 nanti, hidung buatan akan mampu mendeteksi sederetan bau-bauan dari yang sewangi minyak-minyak badan. dalam tradisi Timur Tengah minyak ini digunakan untuk mengharumkan mayat, dalam kebiasaan masa kini digunakan manusia hidup yang pesolek sampai sebau tikus kesturi.

Dalam waktu kurang dari 10 tahun kedepan kelak  manusia cukup memiliki sebuah mesin kecil yang mampu menerjemahkan secara langsung pembicaraan sederhana ke dua bahasa atau lebih. Komputer di masa depan juga akan berbicara dengan pemilik dan mendengar sang pemilik.


Sumber : Memahami Otak, Salomo Simanungkalit.


Advertisement

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar

Terima kasih ANDA sudah mengunjungi https://www.blog-pns.com. Silahkan berikan komentar ANDA. Kritik dan Saran yang membangun sangat diharapkan untuk perbaikan konten di masa yang akan datang. Terima Kasih